Thread


erlangga greschinov.

erlangga greschinov.

24-02-2020

07:45

1. Gunakan suara yang lantang dan tegas pada awal bicara. Biasanya ini sangat membantu agar artikulasi napasmu tidak terbawa oleh rasa grogi yang muncul. Hindari suara yang lemah (kecuali kalau memang konteksnya berdoa).

2. Tatap satu per satu audiens seakan-akan kamu sedang berbicara ke mereka secara personal. Dengan begini, terkadang ada saja audiens yang mengangguk-angguk dengan omonganmu, ini bisa membantu rasa percaya dirimu agar tidak grogi lagi.

3. Gunakan bahasa tubuh, gerakkan tangan kamu dan ekspresi wajah kamu. Ini membantu meningkatkan kepercayaan dirimu secara signifikan dan kamu akan lebih mudah dalam menguasai panggung.

4. Tersenyum. Dari dulu sampai sekarang, tersenyum itu cara termudah untuk membunuh grogi yang kamu rasakan. Dengan tersenyum, audiens akan menilai kamu sebagai sosok yang ramah dan terbuka.

5. Kalau sempat, cobalah berlatih di depan cermin 5-10 menit sebelum benar-benar berbicara di depan umum. Agar kamu bisa tahu mimik wajah dan bahasa tubuh yg cocok saat kamu bicara.

6. Saat kamu nge-blank, kamu bisa mengalihkan omonganmu pada hal-hal yang relevan, misalnya: "Sampai sini jelas?" "Ada yang mau bertanya?" "Saya mau ulangi poin awal saya lagi..."

7. Buat ice-breaking dengan membawakan hal-hal yang ringan. Misal: menceritakan pengalamanmu, menceritakan pengalaman temen kamu, atau mengomentari suatu hal.

Grogi itu lama-kelamaan akan berkurang seiring makin seringnya kamu bicara di depan orang banyak. Salah satu sebab munculnya grogi karena kamu tak terbiasa bicara di depan orang. Oleh sebab itu, kamu perlu banyak berlatih. Public speaking itu salah satu soft-skill yg penting. 😉


Follow us on Twitter

to be informed of the latest developments and updates!


You can easily use to @tivitikothread bot for create more readable thread!
Donate 💲

You can keep this app free of charge by supporting 😊

Become a Patron! for server charges...